Fenomena Crop Circle di Sleman


Bentuk unik crop circle di areal persawahan di Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (24/1/2011).

Beberapa waktu lalu ada berita yang cukup seru seputar crop circle di sebuah sawah di Sleman, Jogja , tepatnya pada hari Senin tanggal 24 Januari 2011. Apakah sebenarnya crop circle ini?

Crop circle merupakan suatu bentuk lingkaran dan bentuk bentuk lain seperti geometri yang sebagian besar berukuran cukup besar, biasanya terbentuk di ladang pertanian. Di Inggris, Amerika, Jepang, dan Australia kerap ditemukan fenomena ini.

Keberadaan crop circle sering dikait-kaitkan sebagai jejak kedatangan alien dengan UFOnya ke Bumi. Entah ini benar atau ngga, yang jelas berita seputar crop circle cukup membuat heboh warga Sleman.

Seakan ngga mau ketinggalan berita (sebenernya karena saya memang derdomisili di daerah Sleman sih, hehe!), saya pun menyempatkan diri ke sana. Crop circle ini tepatnya berada di Dusun Rejosari, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Jogja. Takut keburu crop circle-nya tumbuh jadi padi biasa lagi (emang gitu ya, hehe!) saya bersama pacar, beserta dua teman saya pada hari Rabu (26/1/2011) pagi-pagi sekitar jam 10 segera berangkat ke TKP. Brum brum!!

Setelah beberapa kali berhenti dalam perjalanan untuk bertanya arah jalan menuju ke sana, akhirnya sampai juga. Dan wow, amazing, TKP udah rame bangeet! Ternyata berita itu udah tersebar ke mana-mana kaya virus! TKP dikelola dengan cukup oleh warga sekitar yang lengkap menggunakan kartu nama dada bertuliskan ‘panitia’ (panitia UFO kali ya, hehe!), dan tentunya diamankan oleh elemen polisi dan terlihat pula beberapa personel TNI AU. Kebetulan TKP berdekatan dengan pusat latihan TNI AU.
             
Bak nonton pasar malam, di sana pun banyak para penjual makanan kecil , minuman, bahkan sampai es krim keliling. Sempet kaget juga awalnya. Dimulailah adegan mendaki di sebuah bukit di bagian kanan crop circle, soalnya biar bisa liat bentuk bulat crop circle-nya secara lebih jelas dan utuh mesti naik ke bukit itu (sebenarnya saya sih ikut-ikutan para pengunjung lain yang udah terlebih dulu manjat-manjat, hehe!).

Sampe atas bukit lebih kaget lagi, di sana udah bejubel para pengunjung yang antusias melihat crop circle. Dan yang lebih kaget lagi di atas bukti banyak banget para penjual makanan, minuman, (and again) penjual es krim! Gila, penjual es krim tau aja kalo abis manjat sampe atas pasti orang-orang pada cape, penat, dan keringetan tuh, trus bakal beli es krim deh! Hehe! Tapi saya ngga ikutan beli.

Kalo diliat-liat (dari atas bukit) hasil crop circle itu emang rapi banget, entah siapa atau apa yang membuatnya. Beberapa orang percaya yang membuat crop circle adalah ‘alien’ (UFO), tapi sebagian lain percaya itu hanyalah bikinan orang iseng. Bagi yang percaya itu bikinan UFO, adalah karena disebabkan beberapa bukti bahwa kegiatan warga sana sampai sekitar jam 9 malam pun ngga terlihat tanda-tanda ada aktivitas di tengah sawah TKP tersebut. Itu berarti proses pembuatan crop circle itu dilakukan antara jam 10 malam - 5 pagi. Jam 6 paginya pak tani udah pada beraktivitas lagi. Yang jadi pertanyaan, mungkinkah (kaya lagu Stinky, hehe!) membuat crop circle yang (menurut saya) rapi itu tengah malem? Nah, ini tugasnya polisi buat memecahkan kasus unik ini. Eh iya, katanya diameter crop circle itu antara 50-70 meter. Gede kan? Bagi yang ngga percaya ini bikinan UFO, apalagi ngga percaya UFO, tentunya berargumen bahwa crop circle adalah buah karya manusia (whatever it takes).

Terlepas crop circle itu bikinan manusia atau UFO, namun ada hal baik yang bisa dipetik di sini. Pertama, warga Jogja cukup punya rasa curious yang tinggi terhadap sebuah isu baru. Kedua, berita ini membawa dampak ekonomi yang cukup positif, baik bagi warga maupun penjual makanan/minuman. Ketiga, banyak orang yang akhirnya menjadi tahu ada sebuah daerah di Sleman yang mempunyai pemandangan indah. Masih worth it lah pagi-pagi udah manjat bukit. Hehe! 
(Loncatpagar)


Loncatpagar, Januari 2011

Posting Komentar

  © Blogger template Shush by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP